Sabtu, 28 Januari 2012

Paradigma Spiritualitas Transformatif

oleh: husnul muttaqin

Pengantar

Apakah yang menggerakkan sejarah?. Materi!, teriak Marx. Marx mengimani sepenuhnya bahwa kondisi material-yang berwujud teknologi, struktur ekonomi atau alat-alat produksi-adalah penentu gerak sejarah. Melalui kepercayaan yang begitu kukuh atas konsep historical materialism, (materialisme historis),[1] Marx menegaskan, kondisi material kita menentukan kesadaran kita. Agama kita sangat ditentukan oleh posisi ekonomi kita di tengah masyarakat. Versi-versi keberagamaan kita sangat ditentukan oleh status sosial ekonomi.[2]